Penyebab Jenggot Anda Tumbuhnya Tidak Rata – Sama seperti rambut yang tumbuh di kepala Anda, jenggot dan cambang tiap-tiap orang berbeda-beda tipe dan cirinya. Ada yang tumbuh dengan lebat, ada juga yang amat tipis atau malah tak tumbuh jenggot sama sekali. Hal ini disebabkan oleh imbas genetika atau keturunan.

pexels-photo-775279
Sumber : Pexels

Misalnya laki-laki dalam keluarga Anda memang cenderung berjanggut lebat. Anda punya kemungkinan lebih besar untuk menumbuhkan jenggot. Seandainya jenggot Anda tidak rata, dapat jadi dalam keluarga Anda ada juga yang jenggotnya juga tak rata.

Melainkan di samping elemen genetik, ada sebagian alasan lain mengapa jenggot Anda tumbuh tidak merata. Berikut empat kemungkinan dan cara menuntaskannya.

Berikut 4 Penyebab Jenggot Anda Tumbuhnya Tidak Rata

1. Masih Dalam Masa Puber

Jenggot, kumis, dan cambang baru akan mulai tumbuh dikala seseorang menjelang masa puber. Pada masa-masa ini, pertumbuhan rambut di wajah memang belum sempurna dan terwujud rapi. Inilah kenapa remaja umumnya mempunyai kumis, cambang, dan jenggot yang tak rata.

Hening saja, biasanya pola jenggot dan kumis baru akan menonjol terang dan lebih rapi saat Anda memasuki umur remaja akhir atau permulaan 20-an. Selain karena unsur keturunan, faktor hormon juga berperan penting dalam penyusunan pola dan kelebatan jenggot Anda. Pria yang kadar hormon testosteronnya tinggi cenderung punya jenggot dan kumis yang lebih lebat. Padahal Anda yang punya kadar testosteron rendah mungkin akan kesusahan menumbuhkan jenggot yang merata.

2. Infeksi jamur (kurap)

Observasi apabila jenggot Anda tumbuh tidak rata di area-zona tertentu atau timbul lingkaran-lingkaran kebotakan tertentu di area sekitar dagu dan rahang. Anda mungkin mengidap infeksi yang disebabkan oleh jamur, atau yang lebih diketahui dengan sebutan kurap. Zona yang plontos hal yang demikian juga mungkin terlihat kemerahan, mirip jerawat atau bisul.

Dokter lazimnya akan memberikan obat antijamur dalam format pil yang sepatutnya dihabiskan dalam waktu empat hingga dua belas pekan. Anda juga mungkin dikasih sampo khusus yang bisa menuntaskan infeksi jamur.

3. Mencukur jenggot tidak rata

Mencukur jenggot pada dasarnya tak akan memengaruhi lebatnya jenggot yang tumbuh. Akan namun, Anda mungkin saja kurang rapi ketika mencukur jenggot. Umpamanya ada bagian yang tidak Anda cukur rata seperti yang lain, terutamanya di komponen lipatan dagu. Dikala jenggot tumbuh lagi, bagian yang tak Anda cukur sampai tuntas akan jadi lebih lebat. Bagian jenggot lainnya seperti di bawah dagu malahan akan tampak gundul atau lebih tipis.

Jadi, pastikan Anda senantiasa mencukur jenggot, cambang, dan kumis dengan pisau cukur yang tajam. Di komponen lipatan dagu, cukur ke arah tumbuhnya jenggot Anda. Sekiranya Anda berkeinginan menyusun jenggot, tunggu dahulu hingga seluruh bagiannya tumbuh cukup lebat dan merata.

4. Alopecia (kebotakan)

Jika tiba-tiba muncul zona yang botak pada jenggot Anda, mungkin saja Anda mengidap alopecia atau kerontokkan. Situasi ini dapat juga menyerang jenggot dan cambang, tidak hanya kulit kepala saja. Kerontokkan yang timbul umumnya kelihatan sehat, tak luka atau kemerahan.

Hingga dikala ini penyebab alopesia masih terus dipelajari oleh para pakar. Namun, alopesia diduga kuat diakibatkan oleh adanya gangguan sistem imun (kekebalan tubuh). Dalam beberapa kasus, bagian jenggot yang plontos lama-lama akan tumbuh normal kembali tanpa pengobatan. Anda juga bisa meminta obat khusus untuk menstimulasi pertumbuhan rambut pada dokter Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s